Tuesday, June 18, 2019

Cara Menghitung Perbandingan Gigi Pada Transmisi Mobil Leengjkap dengan Gambarnya

Pada saat kendaraan mulai berjalan atau menanjak, memerlukan moment yang besar untuk itu dibutuhkan beberapa bentuk mekanisme perubah moment. Sedangkan pada saat kendaraan berjalan pada kecepatan yang tinggi pada jalan datar moment yang besar tidak diperlukan lagi, karena moment mesin cukup untuk menggerakkan kendaraan.

Berikut ini adalah cara menghitung perbandingan gigi transmisi,

1. Rumus perbandingan 2 roda gigi

Konstruksi Perbandingan 2 gigi


GR (Gear Ratio) = Gigi yang diputar (B) 
                               Gigi yang memutar (A)

Contoh : Gigi A jumlah giginya : 24
               Gigi B jumlah giginya : 35

jadi hasil perbandingannya yaitu  35/24 = 1,458 
Artinya, Untuk memutarkan 1 x putaran penuh gigi B, maka gigi A harus berputar sebanya 1,458 kali putaran.


2. Rumus Perbandingan 4 Roda Gigi
Konstruksi Perbandingan 4 Gigi
 Keterangan gambar :
A = Gigi Input
B = Gigi Counter Gear Input
C = Gigi Counter Gear Percepatan
D = Gigi Percepatan

Sedangkan rumusnya yaitu :
Rumus perbandingan 4 roda gigi
Contoh:
Hasil analisa tranmisi mobil Suzuki Katana 5 speed diperoleh hasil sebagai berikut :
Gigi Percepatan 1 
A = 24
B = 35
C = 15
D = 36

Hasil = 35/24  X 36/15 = 3,5
Artinya : Pada kecepatan gigi 1, untuk memutrakan poros output 1 kali  putaran penuh, maka poros input harus berputar sebanyak 3,5 kali.

Gigi Percepatan 2 
A = 24
B = 35
C = 25
D = 32

Hasil = 35/24 X 32/25 = 1,9
Artinya : Pada kecepatan gigi 2, untuk memutrakan poros output 1 kali  putaran penuh, maka poros input harus berputar sebanyak 1,9 kali.

Gigi Percepatan 3
A = 24
B = 35
C = 31
D = 29

Hasil = 35/24 X 29/31 = 1,3
Artinya : Pada kecepatan gigi 3, untuk memutrakan poros output 1 kali  putaran penuh, maka poros input harus berputar sebanyak 1,3 kali.

Gigi Percepatan 4
Gigi percepatan 4 mempunyai perbandingan putaran 1 : 1, karena poros input selaras (sejajar) dengan poros Output.

Gigi Percepatan 5
A = 24
B = 35
C = 44
D = 23

Hasil = 35/24 X 23/44 = 0,77
Artinya : Pada kecepatan gigi 5, untuk memutrakan poros output 1 kali  putaran penuh, maka poros input harus berputar sebanyak 0,77 kali.

3. Rumus Perhitungan Pada Posisi Mundur

Konstruksi Putaran Transmisi pada Posisi Mundur

 Keterangan gambar :
A = Gigi Input
B = Gigi Counter Gear Input
C = Gigi Counter Gear mundur
D = Gigi Percepatan Mundur
E = Idle Gear

Rumusnya yaitu :
Rumus Gigi Mundur
Contoh :
A = 24
B = 35
C = 19
D = 41
E = 33

Hasil = 35/24 X 33/19 X 41/33 = 3,146
Artinya : Pada kecepatan gigi mundur, untuk memutrakan poros output 1 kali  putaran penuh, maka poros input harus berputar sebanyak 3,146 kali. Perbedaanya, pada posisi ini putaran poros output berlawan dengan poros input
Read More

BELAJAR DAN MENGENAL FUNGSI DAN KOMPONEN ATAU BAGIAN MESIN KENDARAAN BERMOTOR

Mungkin judulnya bisa diringkas aja menjadi fungsi dan parts mesin kendaraan bermotor.
Kendaraan bermotor saat ini memang sudah sangat lekat dengan kehidupan kita, tanpanya, mobilitas dan aktivitas kita tidak akan berjalan lancar. Oleh karenanya kita sangat perlu untuk memahami kendaraan kita agar mereka selalu dalam kondisi siap ketika akan kita pergunakan. Dan mari bersama kita belajar cara kerja mesin kendaraan bermotor supaya kita tau gimana sih cara kerjanipun, kepriwe kepriben supaya mesin awet dan kepiye melakukan tindakan perbaikan. Mari kita belajar bersama dan saling melengkapi dan membenarkan jika ada yang kurang tepat.
Mesin kendaraan bermotor secara garis besar dapat diklasifikasikan menjadi dua macam (memang sekarang ada mesin pake motor listrik tapi belum akan dibahas disini). Yaitu mesin 4 tak atau disebut 4 langkah atau 4 stroke dan mesin 2 takatau mesin 2 langkah atau mesin 2 stroke. Yang akan dibahas disini cuman mesin2 berbahan bakar minyak alias BBM mohon maklum. Nah sebelum belajar cara kerjanya, alangkah baiknya kalo mengenal dulu bagian2 mesin (alon2 waton kelakon). Kiye tiliki bae gambare:

Gambar 1. Penampang mesin tegak 4 tak SOHC
Itu gambar berdasarkan istilah orang2 bule, nek diterjemahin ke bahasa Indonesa, lain lagi, tar di masing2 daerah bisa lain lagi namanya. Ini istilah umum di Indonesia aja, sekalian fungsinya:
A. Katup atau klep masuk/hisap. Itu ada per dan pelatuknya (rocker arm).
Buat ngatur buka tutupnya saluran hisap (C). Pelatuk bwt menekan katup supaya membuka dan pernya supaya katup kembali ke posisi awal. 
B. Penutup klep ya bisa juga disebut engine cover atau penutup mesin biar rapi lah.
C. Saluran hisap.
Ini saluran untuk memasukkan campuran udara dan bahan bakar. Waktunya diatur oleh klep masukan pada butir A. (KAYA UUD AJA)
D. Blok silinder ya blok silinder.
E. Pendingin silinder, bisa cairan (radiator) atau kisi2 (sirip2).
Asalkan Anda tau, mesin itu suangat puwanas karena di dalamnya memang dilakukan pembakaran BBM untuk menghasilkan daya, semakin panas, efisiensi mesin akan turun dan membuat komponen mesin melar, jadi nggak presisi dan nek overheat jg bs merusak mesin. So wajib dikasih pendingin dah tuh mesin. 
F. Blok mesin ya blok mesin.
G. Wadah oli.
Jadi klo kita nuang oli dari lubang masukan oli mesin, ditampungnya di sini.
H. Genangan oli.
Genangannya tergantung seberapa banyak kita nuang oli ke mesin bisa 800mL , 1L, 4L dLL
I. As/poros kam atau noken as kata orang2 bengkel.
Ini buat ngatur timming si klep masuk(A) dan klep buang(J), kapan mereka harus membuka atau menutub. Pada mesin ada dua macem camshaft, yaitu:
SOHC (single overhead camshaft) jadi camshaft cuman atu aja di dalem mesin dan tongolannya (dalam 1 silinder, rocker arm yang terpasang di camshaft ada dua, buat melatuk klep masuk dan buang) SOHC kaya terlihat di gambar 1.
DOHC (dual apa dobel,lupa overhead camshaft) nah ini berarti ada dua batang camshaft di dalem mesin (masing2 camshaft cuman mengurusi 1 klep aja, klep masuk atau buang, jadi tongolan (dalam 1 silinder , rocker arm nya tetep dua, tapi satu nempel di camshaft yang ngurusin klep masuk, satu lagi nempel di camshaft yang ngurusin klep buang). Contoh mesin DOHC di gambar no 2 di bawah ntar.
Ni ada animasi camshaft yang sedang berputar menggerakkan rocker arm dan rocker arm tersebut memicu katup in dan out supaya membuka dan menutup.

J. Katup atau klep buang atau keluar. Itu ada per dan pelatuknya (rocker arm) juga.
Buat ngatur buka tutupnya saluran buang (L). Pelatuk bwt menekan katup supaya membuka dan pernya supaya katup kembali ke posisi awal. 
K. Busi, buat memercikkan atau menghasilkan api supaya campuran udara dan BBM terbakar, meledak dan mendorong piston untuk melakukan langkah usaha.
L. Saluran buang.
Ini saluran untuk “NGELUARIN” (knapa harus tanda kutip?):p hasil pembakaran campuran udara dan bahan bakar tadi. Waktunya diatur oleh klep keluaran pada butir J. (KAYA UUD LAGI)
M. Piston atau orang nyebut seher, seker torak semua sama, padha bae sami mawon.
Fungsinya untuk…
mmmmm…
aduhhh…
apa yaa…
keringat dingin…
dag,,
dig,,
dug,,
DHUWAR!!!
YaK benul!
Fungsinya ya untuk membuat gerakan naik turun (hush jgn ngeres!).
Nek turun membuat silinder vakum, jadi campuran udara dan BBM masuk ke silinder lewat saluran hisap (tentu disertai pembukaan klep masuk dan si klep buang ditutup. Ini disebut langkah hisap.
Trus piston naik lagi menekan campuran udara dan BBM tadi, tekanannya jadi sangat tinggi dan sangat mudah terbakar… Ini disebut langkah kompresi, kedua klep kondisinya menutup kedua saluran.
Trus saatnya pembakaran, kedua klep kondisinya masih menutup kedua saluran. Dan sekarang saatnya busi meletikkan api dan… dhuwar… piston tertekan ke bawah lagi sekaligus melakukan usaha, makanya ini disebut langkah usaha.
Trus gerakan terakhir piston naik lagi, sisa2 pembakaran didorong keluar melalui saluran buang, otomatis klep buang terbuka dan klep masuk ditutup. Ini disebut langkah buang.
La trus silinder tu sbnrnya apaan? Silinder ya ruangan jalur naik turunnya piston. Ruangan vakum di atas piston, (ketika piston sedang turun) sering disebut ruang bakar. Ruang bakar juga merupakan bagian dari silinder. 
N. Stang seher begitu orang bengkel sering bilang. Ini gunanya untuk,,,aduhh,,, :p
Buat meneruskan gerakan linier dari piston (naik turun) supaya bisa jadi gerakan memutar di crankshaft (P).
O. Titik pertemuan antara stang seher dengan crankpin bagian dari crankshaft atau kruk as.
P. Kruk as ini buat nerusin gerakan dari piston, kruk as itu panjang. Disepanjang kruk as terpasang crankpin (hubungan dg stang seher) dan ada juga flywheel atau roda gila, dia berfungsi mengisi daya ketika piston sedang enggak melakukan langkah usaha. Berarti yang mengisi daya ketika langkah hisap,buang maupun kompresi adalah si flywheel ini. 
Ini ada animasi lagi, crankshaft berwarna merah, silinder biru, piston abu2, dan flywheel item.

Ini ada gambar lagi, 3 dimensi bro…tu disitu keliatan camshaftnya dua karena ini mesin DOHC

Gambar 2. 3D mesin mobil 4 tak, 4 silinder, DOHC
Ni lo gerakan mesin 4 tak…
Read More

Nama-Nama Komponen dan Fungsi Piston Lengkap Beserta Gambarnya

Piston menjadi ujung tombak dalam menghasilkan tenaga pada mesin. Pembakaran yang maksimal pada ruang bakar akan mendorong piston pada langkah kerja dan meneruskannya ke poros engkol untuk dirubah menjadi gerak putar.

Gerak piston aksial ( naik turun ) pada ruang bakar memiliki segudang fungsi dan mempunyai ritme kerja komponen yang paling berat. Oleh karena itu piston terbuat dari besi campuran yang ringan, kuat dan tahan terhadap suhu panas yang tinggi.

Untuk mengatasi itu semua, maka piston tidak bekerja sendirian melainkan ada beberapa komponen yang membantu piston agar dapat bekerja secara maksimal dan mencegah kerusakan yang parah.
Nama-Nama Komponen dan Fungsi Piston Lengkap Beserta Gambarnya
Piston

Piston bergerak turun naik di dalam silinder untuk melakukan langkah hisap, kompresi, usaha, 
dan buang. Fungsi utama dari  piston adalah untuk menerima  tekanan pembakaran dan meneruskannya ke poros engkol melalui connecting rod.  Piston terbuat dari alumunium  alloy (paduan alumunium), karena ringan dan radiasi panas baik.  Pada piston mesin diesel tipe injeksi langsung terdapat lubang yang  berfungsi sebagai ruang bakar. 

Nama-Nama Komponen dan Fungsi Piston Lengkap Beserta Gambarnya
Konstruksi piston


Pada sebagian piston, pada kepalanya diberi heat dam dan ada juga yang  pada ring slot pertama dibuat dari FRM (Fiber Reinforced Metal) yang  merupakan perpaduan antara alumunium dan ceramic fiber.  Kedua cara ini bertujuan untuk mencegah perubahan bentuk piston pada  groove no. 1 karena panas.  Pada beberapa piston terdapat offset dan cooling channel. Offset berfungsi untuk mencegah keausan ke satu sisi yang berlebihan. Cooling channel  berfungsi untuk mendinginkan piston.Piston slap adalah benturan ke  samping akibat tenaga dorong pembakaran. 

a. Celah Piston
Nama-Nama Komponen dan Fungsi Piston Lengkap Beserta Gambarnya
Celah Piston
Saat piston menjadi panas akan  terjadi sedikit pemuaian dan  mengakibatkan diameternya bertambah, maka antara silinder  dan piston dibuat celah yang  disebut piston clearance.  Pada umumnya celah piston antara 0,02 – 0,12 mm.  Bentuk piston saat dingin, diameter atas lebih kecil dari diameter bawah. 

b. Ring  Piston
Nama-Nama Komponen dan Fungsi Piston Lengkap Beserta Gambarnya
Ring Piston
Pegas piston (piston ring) dipasang dalam ring groove.  Ring piston terbuat dari baja  special. Pada piston terdapat 3  Buah ring piston.

Ring piston berfungsi untuk : 
-  Mencegah kebocoran selama langkah kompresi dan usaha. 
-  Mencegah oli yang melumasi piston dan silinder masuk ke ruang bakar. 
-  Memindahkan panas dari piston ke dinding silinder.

1. Ring Kompresi
Ring Kompresi
Ring Kompresi

Ring piston pada mesin mobil memiliki 3, 2 untuk ring kompresi dan 1 untuk ring oli. Ring kompressi dipasang pada ujung bagian atas dan tengah-tengah. Dari namanya kita pasti sudah tahu fungsi ring ini, ya fungsinya adalah untuk menahan pengkompresian campuran udara dan bahan bakar pada saat langkah kompresi agar tidak bocor kebawah atau ke Crankcase


2. Ring Oli 
Ring Oli
Ring Oli

Berbeda dengan ring kompresi, ring oli hanya terdapat 1 buah saja pada piston. Fungsinya mencegah agar oli tidak masuk ke ruang bakar. Fungsi yang lainnya yaitu menyapu lapisan oli pada dinding silinder ketika piston bergerak dari TMA ke TMB untuk membentuk lapisan tipis oli ( Oil film ) antara ring piston dan dinding silinder. Ada dua tipe pegas, integral dan segment.


3. Celah Ring 

Celah Ring Piston
Celah Ring Piston
Pegas piston akan mengembang  bila dipanaskan. Dengan alasan  ini pada ujung ring piston harus  terdapat celah yang disebut ring  end gap.  Besarnya celah pada umumnya  adalah 0,2 – 0,5 mm pada temperatur ruangan, dan diukur pada 10 mm dan 120 mm dari atas  silinder.


4. Pena Piston
Batang Piston
Batang Piston

Pena piston (piston pin) menghubungkan piston dengan bagian  ujung yang kecil dari connecting  rod. Dan meneruskan tekanan  pembakaran yang berlaku pada  torak ke connecting rod.  Pena piston berlubang di dalamnya untuk mengurangi berat  yang berlebihan dan kedua  ujung ditahan oleh bushing pena  torak (piston pin boss). Adapun jenis penyambungan piston dengan batang piston berbeda, seperti pada gambar dibawah ini.

Jenis - Jenis Penyambungan Piston
Jenis - Jenis Penyambungan Piston
Proses pembukaan piston piston harus dibuka dengan hati - hati. Karena jika terjadi kesalahan, maka kerusakan pada piston bisa saja terjadi. Ada beberapa rekomendari yang harus kita lakukan sebelum membuka pin piston, yaitu memanaskannya agar sedikit memuai lubangnya dan mudah dibuka.
Read More

Nama Komponen dan Fungsi Sistem Pengapin

Carging
Berufngsi untuk mengembalikan arus yang terbuang pada saat mesin hidup atau berjalan.

Perbedaan pengapian magnet dengan batrai
   Karena ACCU memiiki arus yang setabil sedangkan arus yang terdapat pada magnet harus tergantung pada putaran.

Altenator
    Fungsinya untuk membangkitkan arus listrik selama mein hidup dengan mengubah energi mekanis yang didapat dari mesin menjadi tenaga listrik.

Urutan kerjanya altenator
Energi mekanisme dari mesin di salurkan oleh puli yang memutar rotor untuk menghasilkan arus listrik bolak-balik pada setator.Arus bolak-balik tersebut kemudian di ubah menjadi arus searah holeh dioda.

Urutan sistem pengapian
Dari saklar kemudian ACCU dan sekring setelah itu lampu indikator setelah indikator menuju ke legulator dan yang terakhir menuju altenator.

komponen-komponen yang terdapat pada indikator/panel pada kendaraan.
  1. kuku katup
  2. kumparan rotor
  3. slip ring
  4. sikat
  5. poros
  6. baterai
  7. massa
  8. kabel

Read More

Nama Komponen dan Fungsi Karburator

Karburator adalah sistem dimana udara dan bahan bakar di oprasikan.
Dan komponen untuk penyetel gas dan banyak lagi komponen-komponen yang berpengaruh terhadap mesin.

Tenaga speed motor bensin diperoleh dari hasil pembakarn campuran dan bahan bakar dengan udara di dalam silinder.udara dan bahan bakara dicampur dengan kondisi tertentu.Di dalam karburator sebagai sumber tenaga maka sebelum masuk keruang silinder bahan bakar harus bersifat mudah terbkar agar motor dapat menghasilkan daya yang lebih kuat dan ekonomis.

Umumnya karburtor berfungsi sebagai tempat pencampuran bahan bakar yang akan di masukan ke dalam ruang bakar.

Komponen-Komponen yang ada di krburator
1.Mangkok karburator
yang berfungsi sebagai tempat menyimpan bahan bakar sbelum di campur dengan udara dan dimasukan ke ruang silinder.
2.kelep/jarim pelampung
berfungsi sebagai tempat mengatur masuknya bahan bakar kedalam mangkuk karburator.
3.Pelampung.
berfungsi mengatur bahan bakar tetap di mangkok karburator.
4.Sekep/katup pegas
berfungsi sebagai pengatur banyaknya bahan bakar dan udara yang  masuk ke dalam  ruang bakar.
5.Pemancar jarum
berunngsi untuk memancarkan bahan bakar pada saat di gas,besarnya diatur terangkatnya jarum sekep.
6.Jarum sekep
berfungsi mengatur besarnya penyemprotan bahan bakar dari nozzle pada saat di gas.
7.Pemancar besar
Berfungsi sebagai pemancar bahan bakar saat kendaraan di gas penuh(tinggi).
8.Pemancar kecil
berfungsi sebagai pemancar bahan bakar pada waktu lamsam/setationer
9.Sekrup gas/baut gas
Berfungsi menyetel posisi sekep sebelum di gas..
10.Sekrup udara/baut udara
Berfungsi mengatur banyaknya udara yang masuk dan yang akan di campur dengan bahan bakar.
11.Katup cuk
Berfungsi menutup udara luar  yang akan masuk kedalam karburator sehingga gas menjadi kaya,digunakan pada waktu setart.

Read More